Cerita Dewasa Desahan Nafsu Tante Hilda

Senin, Januari 18th, 2016 - Cerita Dewasa Tante, Cerita Sex
download

Ketika pertama bertemu tante Hilda aku sudah dapat melihat kalau dia memang seorang penuh gairah. Dengan penampilannya yang begitu seksi dia selalu memperlihatkan bentuk tubuhnya yang sintal bahkan teteknya terlihat hanya putingnya saja yang tertutup.  Mungkin karena itu Om Yudha menjadikanya pacarnya, mungkin dia suka sama wanita yang begitu seksi dan sintal seperti tante Hilda.

Namaku Abay saat ini aku maih duduk di bangku SMU dan aku berumur 18 tahun, disini aku memilki Om saudara dari Mamaku, namanya Om Yudha dia telah bekerja di perusahaan Papaku dan dia sudah menginjak umur 35 tahun tapi belum menikah juga. Dan dia menjalin hubungan dengan seorang wanita bernama Hilda berumur 30 tahun. Karena aku sering tinggal di apartemen Om Yudha.

Maka aku juga mengenal tante Hilda karena terkadang dia menginap di sana juga. Sebagai ponakan cowok satu-satunya, Om Yudha memanjakan aku seperti Papa dan Mamaku, malah terkadang aku membawa mobilnya karena dia ada beberapa mobil jadi tidak masalah baginya, aku sering mengajak temanku ngadain party di sana. Karena Om Yudha jarang juga pulang, dia sibuk diluaran sana.

Entah apa saja yang dia lakukan, pernah juga aku melihat tante Hilda marah ketika dia menelpon OM Yudha. Hingga malam itu ketika aku menginap di apartemen Om Yudha, aku yang tidur di kamar utama, tiba-tiba mendengar desahan seorang wanita. Karena hari sudah malam dengan jelas aku mendengar desahanya, akupun beranjak dari tempat tidurku dan mencari arah suara itu.

Cerita Tante Hilda

Ternyata suara itu berasal dari kamar Om Yudha, akupun mengintip dari balik pintu. Di dalam kamar terlihat Om Yudha mengocok memek tante Hilda dari belakang dengan posisi tante Hilda berdiri sambil menungging dan di belakangnya Om Yudha menghujamkan kontolnya, dengan gerakan maju mundur dia terus menggoyang pantat Hilda, hingga tante mendesah “Oouugghh….ooouugghh….ooouugghhhTerus..sayang…..yang …..ke…ras…..sa…..yang…..”

Mendengar permintaan tante HIlda, Om Yudha semakin mempercepat goyangannya. Kini terlihat om Yudha mengangkat tubuh Tante Hilda yang telanjang bulat dan dia rebahkan di atas tempat tidur, tapi dengan posisi miring. Om Yudha memasukkan kontolnya dari arah belakang lagi,bagai dalam cerita dewasa dengan tangannya yang memegang tetek tante dri belakang juga. Terlihat dari tempatku mengintip.

Kalau kontol om Yudha masuk dalam lubang memek tante Hilda, bahkan memk tante Hilda terlihat bersih tanpa bulu sedikitpun. Sambil menggoyangnya kembali kini tante Hilda lebih mengerang lebih keras “Ooouughh….aaaauuuwwww….oooouuuwwww…..sa…yang….aaagghhh…ng…ngak….ku…at…” tapi begitu kontol om Yudha keras menghentaknya tante Hilda teriak. Layaknya dalam cerita dewasa.

Tapi dengan segera tangan om Yudha menutup mulut tanteHilda dengan tangannya dari belakang, dan tante menggigit tangan itu dan Om membiarkannya. Kini mereka berganti posisi kembali kini tubuh tante Hilda berada di atas tubuh Om Yudha dan menggoyang dengan begitu lembut, namun ketika di rasa dia sudah tidak sanggup akhirnya tante Hilda mempercepat goyangannya.

Dari sini terlihat kalau tante sudah kecapean, akhirnya dengan sigap om YUdha membalik tubuh tante Hilda dan dengan cepat dia pompa tubuh tante yang menggelinjang di bawah tubuhnya.”A…ku…nggak…..ku…at….Yu..dha….te…rus…sa…yang…oogghh…oooggghhh…oooggghhh..” Akhirnya karena semakin cepat om Yudha menggoyang kini terlihat dia mengejang, dengan memlalakkan matanya.

Sambil semakin keras menekn kontolnya akhirnya om Yudha memuncratkan maghma putihnya, yang begitu kental dan berbau khas. Dengan puas juga tante Hilda memelu tubuh om Yudha di atas tubuhnya, seakan tidak mau mengakhiri momen seperti dalam cerita dewasa. Dia peluk tubuh Om  Yudha yang sudhpenuh keringat, dan mereka istirahat sejenak, karena ketika aku mengira mereka sudah selesai ternyata.

Om Yudha berdiri dan menuju ke kamar mandi di kamar itu juga, dan dengan tubuh yang tanpa di balut kain sehelaipun tante Hilda mengikutinya. Aku hendak beranjak dari tempat mengintip tiba-tiba kembali aku mendengar tante Hilda mengerang karena di dalam kamar mandi jadi suaranya agak menggema” Aaaagghhh…..aaagghh…..uuuoogghhhh” Semakin aku penasaran tapi aku tidak dapat melihatnya.

Akupun beranjak dan masuk kedalam kamarku, disana aku pegang kontolku yang menegang dari tadi. Dengan bantuan kocokan dari tanganku aku berharap kontolku akan mengeluarkan spermanya, dengan semakin cepat aku kocok akhirnya ” Aaaaaggghhhh…oouugghhh….uuuooggghhh…” akupun merasa puas walau hanya dengan permainan tangan. Dan malam itupun aku tertidur dengan pulas.

Besoknya aku terbangun kesiangan, dengan aku bangun dan sebelum mandi aku cuci muka dan langsung menuju dapur. Aku berniat mengambil roti karena lapar, setelah menemukan roti akupun makan dan hendak balik kamar, tapi dari dalam kamarnya tante Hilda berjalan pelan sambil telanjang bulat. Aku terpengarah apalagi aku mendengr dia berkata ” Tadi malam tante tau..kalau kamu mengintip permainan tante..gimana…kamu mau..?” Aku terdiam tak percaya.

Cerita Dewasa Desahan Nafsu Tante Hilda | Cerita Dewasa Loe | 4.5