Cerita Ngentot Mesum Dengan Kontol Brondong

Senin, Februari 15th, 2016 - Cerita Dewasa Tante, Cerita Sex
download

Sudah hampir 10 tahun aku menikah dan selama ini aku begitu mencintai keluargaku, namun akhirnya aku menghianati suami yang selama ini aku cintai. Aku berhubungan kembali dengan mantanku, seorang pria yang masih single hingga sekarang. Dia benama Ari yang dengan setianya masih mengingat aku yang sudah menghianatinya dulu bahkan aku melupakan janji yang telah ucapkan padanya.

Namaku Niar perempuan yang sudah menginjak usia 30 tahun. Dan sudah mempunyai anak yang lucu-lucu, sebenarnya trenyuh juga melihat mereka di kala aku akan pergi menemui Ari pacarku, tapi aku lakukan karena aku begitu kesal dengan suami yang kurang memberikan perhatian padaku. Bahkan sering juga dia melimpahkan kekesalannya padaku. Walau itu tidak ada sangkut pautnya denganku.

Awalnya aku dapat menerima, kalau dia stres memikirkan dirinya yang kurang mencukupi kebutuhan keluarganya. Tapi lama-kelamaan aku tidak kuat juga menahan semuanya, dan akhirnya aku mencurahkan semuanya pada seseorang yang dengan setianya mau mendengarkan curhatku. Dia tidak lain adalah mantanku yang secara tidak sengaja aku kembali bertemu dengannya di sebuah pertokoan.

Mengobrol dengannya membuatku merasa ada yang sedikit mengurangi bebanku. Tapi meskipun aku dekat tidak sekalipun dia melakukan hal yang tidak tidak pantas padaku, apalagi sampai melakukan adegan dalam cerita ngentot atau lainnya. Hampir setiap malam dia menghubungi aku dan mendengar keluh kesahku, terkadang kami jalan bareng meskipun hanya ketemuan di tempat makan.

Cerita Ngentot Brondong

Selama itu pula dia tidak melakukan hal yang macam-macam padaku. Tapi kemudian aku mengenal sosok anak muda yang membuatku jatuh hati padanya, namanya Donny bersamanya aku berani melakukan cerita ngentot padahal aku tahu dia tidak ada rasa padaku. Tapi bagai wanita bodoh aku mau saja meledeni dia seperti aku melayani suamiku sendiri, dan untuk hal ini aku tidak berani bercerita pada Ari.

Bahkan tidak ada seorangpun yang mengetahui hubungan kami, jadi kalau aku bahagia karenanya tidak ada yang tahu kenapa aku senang waktu itu. Begitupun ketika aku sedih dengan kata-kata kasarnya , saat itu aku hanya bisa menangis melampiaskan pada bantalku. Tanpa tahu harus mencurahkan pada siapa lagi, tidak mungkin juga aku bercerita pada Ari apalagi suamiku.

Masih terbayang di benakku baru kemaren aku melakukan adegan cerita ngentot dengannya. saat itu aku memang ingin sekali bertemu dengannya padahal aku dapat sms dari Ari yang mengajakku bertemu di sebuah tempat makan langganan kami, tapi aku menolaknya demi ingin bertemu dengan Donny siang itu. Seperti biasa aku tidak membawa anakku dengan berbagai alasan.

Sampai di tempat kami bertemu, aku langsung mencium Donny bagai kuda binal aku terus menyosor menciumnya. Bahkan ketika dia bersikap jual mahal aku tetap menciumnya, karena entah mengapa, aku begitu kangen dengan kuluman bibirnya meskipun dia tidak begitu hot melakukannya. Tapi aku begitu merindukan hal itu, dengan sedikit memaksa akhirnya dia mau membalas ciumanku.

Kamipun saling bergumul di tempat itu, tapi seperti biasa aku tidak sampai kebablasan untuk melakukan seperti adegan dalam cerita ngentot. Aku hanya mencium dan melumat bibir Donny waktu itu, sembari mengelus-elus tubuh Donny yang kurang begitu hot. Diapun membalas kuluman bibirkku dengan biasa saja, tapi aku maklum karena dia msih muda.

Mungkin dia kurang tahu adegan dalam cerita seks atau cerita ngentot lainnya. Dan aku memancing gairah Donny kala itu kemudia dia sedikit hot manakala aku gencar memberikan lumatan hangat pada kontolnya. Aku kulum kontol Dony yang tidak begitu besar, dan aku beri rangsangan pada kontolnya dengan cara mengulum dan menghisapnya berulang kali.

sampai akhirnya kontol itu berdiri, akupun menatapnya kemudian kembali aku melumatnya bahkan kali ini semakin keras aku menghisap kontol itu. Berharap Donny akan menikmati permainanku, dan aku mendengar desahannya ” Oouuugghh… aaaaagghhh… aaaaaggghhh… aaaaaggghh… yachhh… yach… aaaaagghh… ” Desahannya membuatku semakin bernafsu saja.

kalau saja saat itu aku berada di tempat yang lebih tertutup, aku yakin aku tidak dapat menahan nafsu yang sudah menyelimuti gairahku. Dengan memegang kontol Donny yang masih berada di dalam celananya aku lumat dan aku kulum begitu kerasnya. Bahkan sampai-sampai aku ingin sekali menggigitnya, dan tangan Donny membelai tubuhku juga yang saat itu bagai cacing kepanasan.

Aku tarik kontol Donny perlahan “Aaaaghh.. aaaagghhh.. aaaagghhh… yaaaaaachh.. Mbak… aaagghh.. mbak.. ” Diapun mendesah berulang kali, kemudian aku merangkak naik ke atas tubuhnya. Dan dengan inisiatifnya Donny akhirnya memberikan oral seks padaku, dengan jari tengahnya dia msukkan hal itu pada memekku. Kontan saja aku merasa nikmat dengan permainan tangannya.

Bahkan aku menikmatinya dengan memejamkan mata, aku ingin merasakan kenikmatan ini tidak segera berlalu begitu saja. Perlahan namun pasti terus saja Donny memberikan oral padaku. Layaknya dalam adegan cerita ngentot ” OOouuugghh… su.. dah… Don… aaaagghh… aaaagghh… aaaaagghhh… ooouuugghhh.. ” Horny juga aku saat itu, karena jarinya yang bermain di liang senggamaku, aku dekap tubuh kurus Donny.

Sambil terus menciumnya aku mainkan lidahku di dalam mulutnya, dia masih kurang begitu lihai tapi aku coba menikmati permainan lidahnya. Dengan memberikan kecupan hangat aku langsung bangun dan segera merapikan bajuku. Meski sebentar tapi hal ini adalah cerita ngentot yang memuaskan aku. Kamipun duduk kembali di tempat itu walau sebenarnya aku ingin melakukan hal yang lebih dari ini. Meskipun hubungan ini tanpa status, aku rela.

Tapi kini aku merasa kurang bergairah lagi jika harus menghadapi Donny, yang begitu tajam kata-katanya menusuk hatiku. Mungkin hal itu akan menjadi cerita ngentot terakhir padaku. Karena tidak lucu juga aku berhubungan dengan orang yang tidak menghargaiku sama sekali, meskipun kelakuanku memang sudah tidak menghargai kehormatanku sendiri. Tapi bukan untuk di nilai buruk seorang anak kecil bagiku.

Kata-katanya yang begitu menusuk hatiku, membuatku merasakan tidak ada nilai sama sekali. Tapi aku tidak tahu harus mencurahkan semua penat hatiku pada siapa lagi, walau serasa sesak juga menanggung semua ini. Di dalam kesendirianku aku hanya bisa merenungkan apa yang terjadi padakku, tapi aku tidak menyesalinya karena semuanya atas kemauanku. Apa aku harus kembali menghubungi Ari untuk curhatku.

Tapi kabar baiknya aku menerima pesan singkat dari Donny dengan isi permintaan maaf padaku dan dia berjanji tidak akan mengulanginya lagi perbuatan yang membuatku sedih dan akan menjaga kata-katanya untuk menjaga hatiku walaupun sampai detik ini aku belum memberikan jawaban padanya. Aku tahu dia marah karena tingkahku yang sampai sekarang selalu berhubungan dengan Ari mantanku walaupun sebelumnya aku sudah berjanji padanya tidak akan berhubungan dengan Ari lagi. Aku dan Donny tidak bisa saling menyalahkan karena kami berdua tahu bahwa kami ada di posisi yang salah.

Cerita Ngentot Mesum Dengan Kontol Brondong | Cerita Dewasa Loe | 4.5