Hubungan Sex Dengan Mertuaku

Minggu, Maret 6th, 2016 - Cerita Sedarah, Cerita Sex
download

Aku seorang laki-laki yang sudah berkeluarga dan kini aku juga sudah memiliki satu orang anak namaku Firman. Dan dia baru berumur dua tahun karena memang aku menikah dengan istriku Mila sudah menginjak 3 tahun, dan selama ini juga kami hidup berpisah dari orang tua kami berdua. karena memang aku sebelum memutuskan untuk menikah aku sudah mempunyai rumah sendiri dari hasil kerjaku.

karena aku menikah di kala umurku sudah menginjak 30 tahun dan istriku 24 tahun. Kami memang sama-sama bekerja tapi beda perusahaan dan saat inipun kami sudah bisa bawa mobil sendiri tanpa harus mengantar jemput Mila ke kantornya. Bahkan dari keluarga Mila hanya dia yang bisa di bilang sukses karena dua orang saudaranya sama-sama terpuruk dengan kehidupan mereka.

Sering juga kami membantu perekonomian saudara istriku, sedangkan keluargaku bisa dikatakan lebih normal di dalam ekonomi keluarga. Karena hal itu juga ketika ayah mertuaku meninggal dunia karena penyakit yang di deritanya akhirnya ibu mertuaku tinggal bersama Mila istriku yakni bersama keluarga kami aku dan Mila serta anakku, kami hidup bersama dalam satu rumah.

Usia ibu mertuaku memang bisa di katakan masih usia muda, karena waktu menikah dulu dia memang masih usia muda. Dan melahirkan istriku di usia yang masih relatif muda karena baru menginjak 18 tahun, apalagi aku lihat dia memang memiliki wajah cantik dengan kulit putih bersih. Nampak dia begitu pintar merawat diri bahkan tubuhnya masih terlihat sintal.

Ketika ibu mertuaku memasak dengan memakai pakaian santai, terlihat dia begitu muda dan juga modis. Malah anakku yang masih balita saja memanggilnya tante, dan hal itu membuat kami tertawa karena tidak ada seorangpun yang memberitahunya untuk memanggil neneknya seperti itu. Dari yang aku lihat dia nampak seperti pemain dalam cerita sex yang sering aku baca.

Mertua Binal

Karena seringnya memakai baju seksi, mungkin ibu mertuaku sudah biasa memakai pakaian seperti itu waktu masih ada ayah mertuaku dulu. Sehingga dia sudah terbiasa tanpa merasa risih sedikitpun padaku sebagai menantunya, dan akupun berusaha untuk bersikap biasa saja di depannya padahal sebagai laki-laki normal akupun tergoda untuk memandang tubuh sintal mertuaku.

Beda sekali dengan istriku dan aku yakin tidak akan sama jika aku peluk ataupun melakukan hubungan intim layaknya dalam adegan cerita sex jika bersamanya. Hingga pada suatu hari aku pergi ke salah satu supermarket dengan ibu mertuaku karena istriku sibuk dengan anak kami, sedangkan kebutuhan dapur sudah menipis akhirnya ibu mertuakulah yang bersedia belanja keperluan dapur.

Setelah semua selesai akupun mengajaknya pulang, tapi bagai anak ABG ibu mertuaku masih memintaku untuk menemaninya nonton. Sebagai menantu akupun menuruti keinginannya, dan jadilah kami menonton di salah satu bioskop di mal tersebut. Ternyata yang di tonton ibu adalah film romantis dan banyak sekali adegan romantis di tiap tayagannya.

Hingga membuat dia terhanyut dalam cerita film tersebut, bahkan kali ini ibu tidak malu memegang lenganku dan aku hanya terdiam membiarkannya. Dan betapa terkejutnya aku ketika dia berbisik lirih di telingaku tapi sambil berkata ” Fir… boleh ibu pegang kontol kamu… ” Aku terhenyak tapi belum sempat aku jawab dia sudah memegang kontolku dari balik celanaku.

Tapi aku begitu menikmatinya karena nikmat juga jika kontol itu ada yang meremasnya. Dengan sebelah tangannya ibu meremas kontolku dengan lembut pada awalnya namun pada akhirnya keras juga dia mengocok kontolku mungkin dia gemas, sampai-sampai dia berkali-kali meremas kontolku dengan begitu kerasnya dan aku hanya bisa menggeliat di sana karena malu juga jika sampai ketahuan yang lain.

Aku tahu ibu sudah tidak sabar lagi begitu juga denganku. Akupun mengajaknya keluar dari gedung bioskop itu, awalnya dia tidak mau tapi aku bilang akan memberikan kepuasan lebih dari ini. Diapun beranjak dari tempatnya dan akupun mengajaknya keluar sampai di dalam mobil akupun melajukan mobilku dari sana dengan kecepatan yang lumayan lajunya karena aku ingin cepat-cepat sampai hotel.

Selama dalam perjalanan sampai hotel ini aku tidak memikirkan apapun lagi, yang ada hanya ingin cepat-cepat sampai di dalam kamar hotel apalagi aku lihat tatapan ibu mertuaku sudah di penuhi oleh nafsu. Bahkan tanpa malu dia langsung mendekap erat tubuhku ketika sampai di dalam kamar hotel, perlahan aku buka sedikit tangannya agar sedikit longgar tapi dia masih erat memeluku.

Sampai akhirnya akupun menggunakan cara menciumnya dengan bertubi-tubi pada wajahnya, dan ketika aku lumat bibirnya sedikit dia melonggarkan dekapanya dan membalas lumatan bibirku kemudian layaknya pemain dalam cerita sex dia melepas pakaiannya sendiri lalu dengan perlahan dia membuka bajuku juga akupun langsung menindihnya tanpa harus melakukan foreplay.

Aku langsung menancapkan kontolku pada memek ibu mertuaku dan aku sudah merasakan memeknya begitu basah. Mungkin dia sudah kepingin lama sekali dengan sekali hentak masuk seluruh kontolku pada lubnag memekknya ” Ooouuugghh… goyang… Fir.. man…. aaaagggghhh… aaaaaagggghhhh… aaaaaggghh…” Terus saja dia mendesah karena sudah merasa sange dari tadi.

Sedangkan aku bergoyang di atas tubuh bugilnya sambil sesekali aku remas teteknya yang bergelantung manja. Diapun mendesah sambil berkata dengan suara paraunya ” Ayo Firman cepat lakukan sayang…. ” Dan semakin gencar aku bergerak di atas tubuhnya sambil terus memutar-mutar pantatku dengan berirama namun semakin lama tidak beraturan juga akhirnya.

Ibu mertuaku mengimbangi permainan dengan cara berputar di bawah tubuhku, Dan tidak perlu lama bagiku untuk mengakhirinya karena dia mendesah panjang dan aku tahu apa artinya ” OOoouuugggggghhhh… ooooouuuggghhh….. oooooouuuuuggghhhh…aaaaaagggghh… ” Rupanya ibu mertuaku sudah mencapai puncak klimaks lebih dulu dari pada aku yang masih tetap bergoyang di atas tubuhnya.

Bagai pemain dalam adegan cerita sex akupun menghentakan kontolku dan measukkannya lebih dalam, pada memek mertuaku dan ” Aaaaaaaggggghhh…. aaaaaggghhhh… aaaaagghh… ibu puas… aaaaggghh… aaaaggghhh…… ” Kataku semabri menekan lebih dalam kontolku yang sudah mengeluarkan lendir hangat penuh kenikmatan dan terasa begitu nikmatnya.

Hubungan Sex Dengan Mertuaku | Cerita Dewasa Loe | 4.5