Melampiaskan Nafsu Pada Tante Girang

Selasa, Maret 1st, 2016 - Cerita Dewasa Tante, Cerita Sex
download

Sebagai anak muda yang masih duduk di bangku SMA, sering aku menghayalkan ingin sekali melakukan adegan seperti dalam cerita dewasa. Tapi hingga kali ini aku belum pernah melakukannya, paling tidak aku hanya berbuat mesum dengan berciuman dengan pacarku si Dini. Dia salah satu adik kelasku dan sudah 6 bulan aku menjalin hubungan dengannya.

Nafsu Tante

Panggilanku Albi di sekolah beberapa kali sudah aku menjalin hubungan dengan beberapa cewek. Mungkin karena tampangku yang lumayan keren hingga dengan mudah aku mendapatkan pengganti jika harus putus dengan satu cewek. Di lingkungan tempat tinggalku saja aku memang banyak di kenal, apalagi aku memanag seorang cowok yang suka menggoda wanita baik itu gadis maupun para tante- tante.

Karena senang rasanya jika mereka menanggapi godaanku dengan candaan ataupun selorohan lucu, dan bikin aku ketawa sendiri. Hingga akhirnya aku mendapatkan sesuatu dari candaanku itu, aku mendapatkan seorang tante yang suka dan menganggap serius candaanku. Dia bernama tante Desti seorang wanita dewasa yang merupakan warga pindahan baru di lingkunganku.

Dia sering membeli belanjaan pada abang-abang keliling tiap pagi, dan pas waktu aku berangkat sekolah karena itu aku sering juga menyapanya. Dengan motorku aku berangkat sekolah dan sering juga Dedi temanku numpang motorku dan dia merupakan tetangga sebelah tante Desti, dari dia juga aku tahu kalau tante Desti merupakan istri simpanan dari seorang pengusaha.

Sebenarnya dia tinggal di sebuah apartemen awalnya, namun karena istri dari pengusaha itu tahu dan melabraknya maka dia pindah ke lingkungan ini. Dan dari yang aku lihat dia begitu betah di sini karena hampir setiap hari tante Desti selalu menyapa warga yang lewat depan rumahnya dan dia juga sering gabung ketika ada acara di lingkungan ini.

karena itu dia begitu di kenal, jangankan pria dewasa para anak muda saja sering membicarakan dia yang begitu seksi dan sintalnya. Karena tante Desti sering berpenampilan seksiĀ  setiap harinya, dan seperti yang lain juga aku sering mencari perhatian tante Desti. Begitu melihatnya dari jauh aku langsung mencari cara agar dapat menyapanya bahkan lebih intim lagi.

Tapi aku tidak menduga ketika malam minggu kemaren aku sedang jalan bareng dengan Dini pacarku, kami pergi ke rumah Wulan teman Dini yang berada di lingkunagn ini juga. saat pulang dari rumah Wulan aku berhenti di gang sempit yang biasa aku lalui tiap harinya, saat itu juga aku mencium Dini di atas motorku, dengan duduk menyamping aku lumat bibir Dini waktu itu.

Diapun membalasnya dengan begitu buasnya ” Aagggghh… aaaaggghhhh…aaaaaaggggghhhhhh………. ” Desahnya ketika tanganku menyelinap masuk kedalam kaos ketatnya dan meremas teteknya kala itu juga, namun belum sempat melakukan adegan dalam cerita dewasa selanjutnya tiba-tiba aku mendengar seseorang menegur kami ” Ayo lagi pada ngapain.. ” Langsung saja aku melepas tanganku.

Setelah aku lihat ternyata itu adalah tante Desti, yang berjalan sendirian mungkin di baru datang dari rumah siapa. Karena memang gang itu jalan menuju rumah tante Desti, dia tersenyum setelah melihatku dan tanpa berkata apa-apa lagi akhirnya dia berlalu tapi tetap saja aku merasa malu padanya, akupun langsung mengajak Dini pergi dari tempat itu saat itu juga.

Hingga keesokan harinya tepatnya hari minggu pagi seperti biasanya aku jalan pagi di sebuah taman dekat dengan rumahku, dan aku tidak menyangka kalau akan bertemu dengan tante Desti disana. Ketika aku melakukan gerakan pemanasan, tiba-tiba ada seseorang yang menepuk pundakku. Aku langsung menoleh kebelakang dan aku lihat tante Desti tertawa padaku.

Aku malu saat itu dan tante Desti sepertinya mengetahui hal itu, dia berhenti dan bilang ” Wah.. maaf ya Albi.. tante kira kamu nggak tahu gituan.. ” Mendengar kata tante Desti langsung saja aku balas dengan menggodanya ” Kalau gitu kapan bisa di praktekin tante… ” Dan aku tidak menduga dengan jawabannya ” Sekarang juga bisa kalau Albi mau… ” Kini giliranku kembali terkejut.

Akhirnya tanpa basa basi lagi aku mengikuti tante Desti menuju rumahnya, tapi tetap saja mataku melihat kalau-kalau ada orang yang memperhatikan kami. Dan untungnya tidak ada temanku ataupun orang yang memperhatikan kami. Sampai di depan rumah tante Desti aku langsung masuk rumahnya karena tante Desti juga sudah tidak sabar lagi kelihataanya.

Dia langsung menuju kamarnya tapi bukannya rebahan dia mengajaku untuk mandi bareng, tentu saja aku mau dengan hal itu. Di dalam kamar mandi tante Desti aku melihatnya buka baju dan dalam sekejap dia sudah tidak lagi memakai baju dan terlihat tubuhnya yang begitu mulus. Dan melihat pemandangan yang beru pertama kali untukku aku hanya terbengong sampai aku dengar tawa renyah tante Desti.

Dia mendekat padaku dengan tubuh bugilnya ” Ayo.. Abay buka bajunya apa harus tante yang bukain… ” Aku mencoba membuka bajuku tapi tidak dapat menyembunyikan getaran tubuhku. Tante Desti kembali tertawa dan berkata ” Kamu baru kali ini ya melakukan hal ini… ” Aku mengangguk saja apalagi tangan tante Desti sudah membuka bajuku dan terlihat sudah kontolku.

Dia menarik tubuhku tepat berada di bawah showernya, kamipun mandi bersama dengan tangannya tante Desti menggerayangi tubuhku hingga bertambah besar saja kontolku. Kemudian dia mencium seluruh wajahku dan menarik tubuhku pada tempat tidurnya, bahkan kala itu tubuh kami berdua masih sama-sama basah namun tante Desti tetap menarik tanganku hingga aku terlentang di tempat tidurnya.

kemudian dia menduduki tubuhku sambil menuntun kontolku untuk dia masukkan pada memeknya dengan posisi berada di atas tubuhku.Dan langsung saja tante Desti melakukan gerakan seperti dalam cerita dewasa dia mainkan goyangan pinggulnya dengan begitu lihai. Dan membuatku bergewlinjangan tanpa tahu harus berbuat apa karena baru pertama kali melakukan adegan cerita dewasa seperti ini.

Hampir setengah permainan tante Desti tetap saja bergoyang di atas tubuhku ” Ooouuugghh… oooouuugghhhh.. aaaagghhhh… aaaaagghhhh… oouuughh… ” Nikmat kurasakan goyangan pantat tante Desti, awalnya hanya aku yang mendesah tapi lama kelamaan akhirnya ” Ooouuggghhhh… Abay.. tante… ngggak kuat sayang… aaaaaggghhh… ” Dia semakin cepat bergoyang.

Sampai akhirnya lemas di atas tubuhku, aku ingat dalam adegan cerita dewasa jika sudah seperti ini. Langsung aku balik tubuh tante Desti kemudian aku yang menggoyang pantatku, dan tidak perlu lama akhirnya aku merasakan kenikmatan yang menjalar pada tubuhku dan tumpah lendir hangat dari dalam kontolku dan kurasakan kejang juga saat itu dan begitu nikmat rasanya.

Melampiaskan Nafsu Pada Tante Girang | Cerita Dewasa Loe | 4.5